Setelah struktur: pose, tipografi dalam tanda kutip, koreografi multi-gambar, batasan «bedah», dan loop iterasi empat langkah—semua untuk GPT Image 2.
Seri:(I) Model & parameter · (II) Dasar prompt · (IV) Kasus generasi · (V) Kasus pengeditan · (VI) Konsistensi karakter
1. Orang, pose, dan aksi
Jika ada figur manusia, tentukan:
- Skala figur / berapa banyak tubuh terlihat
- Arah pandangan
- Interaksi dengan properti
Contoh mikro
- «Seluruh tubuh; kaki terlihat.»
- «Anak harus tampak lebih kecil dibanding meja.»
- «Mata pada buku terbuka—bukan ke lensa.»
- «Tangan memegang setir secara alami.»
Ini mengurangi proporsi aneh, pose kaku, dan mata yang mengembara.
2. Batasan: ubah vs pertahankan
- Kecualikan: watermark, teks liar, merek dagang
- Saat menyunting: «Hanya ubah X; sisanya identik.»
- Setiap putaran ulangi yang tetap: identitas, geometri, grading, logo
- Penyempurnaan bedah: larang menyentuh saturasi/kontras/panah/label/kamera/properti konteks jika bukan target
3. Tipografi dalam gambar
- Bungkus teks wajib dalam tanda kutip
- Jelaskan hierarki, palet, penempatan
- Eja merek rumit huruf demi huruf
- Teks padat / banyak font → naikkan ke
medium/high
4. Input multi-gambar
Urutan ketat plus peran yang disebutkan:
- Image 1: plat produk
- Image 2: referensi gaya
- Image 3: lingkungan/latar
Kalimat komposisi
- «Terapkan gaya Image 2 ke Image 1.»
- «Letakkan burung Image 1 di atas gajah Image 3.»
5. Iterasi berlapis
Ritme yang disarankan
- Kirim baseline minimal dulu
- Diagnosis masalah
- Sesuaikan satu tuas (kehangatan, hapus properti, buka ruang negatif)
- Ulangi batasan sebelum loop berikutnya
Prompt panjang menyembunyikan bug—mulai ulang dari kerangka bersih saat drift menumpuk.
Kontrol jarang soal «lebih banyak kata»—melainkan instruksi yang dapat dieksekusi.
👉 Unggah beberapa referensi—latih komposit + penyuntingan disiplin.
Mulai dengan GPT-image2